aku tau semua tentang mu mulai dari kau memperlakukan aku. aku mengerti caramu membuatku tersenyum karna tak ingin melihat aku menangis, dan aku paham bagaimana caramu memberiku semangat agar aku takkan kecewa duluan. banyak hal yang aku paham akan semua yang kamu lakukan untuk ku. kamu berjuang mati matian hanya untuk mendapakan perhatian ku dan hanya sekedar tak ingin membuat aku bersedih. tetapi itu dulu yang aku sama sekali tak pernah peka atas semua kenyataan yang ada. aku terlalu memandang kamu hanya sebagai teman yang sering memberiku motivasi, terimakasih atas semuanya.
kini dengan seiring kepergianmu menjalani study di luar yang membuat aku tidak akan pernah lagi mendapatkan semangat motivasi dari kamu, aku sadar dan pintu hatiku mulai luluh airmataku mulai luntur ketika aku merindukanmu. aku tau semuanya kini telah terlambat takkan bisa lagi aku putar waktu dimana masa lalu merupakan kebahagiaan untukku. maafkan aku mungkin aku terlalu munafik untukmu tapi karena dulu ruang hatiku masih belum bisa mekar dengan sempurna. aku kehilangan sosok seorang yang selalu bisa melukis senyuman indah di wajahku. kini kanvas itu telah tertata rapi tetapi tak ada sosok kuas yang mampu memberi warna dalam indahnya lukisan. keputusan orang tuamu memang tak salah untuk mengajak kamu study diluar itulah yang terbaik tetapi keputusan untuk menyadari bahwa kini kuncup yang telah kau tanam indah di hatiku kini telah mekar berwarna cerah dan butuh cinta untuk menyegarkan nya selalu. semuanya terlambat kini hanya hujan airmata dan penyesalan yang ada . semoga suatu hari disaat kita bertemu kamu takkan melupakan aku :)
Share








0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)