Masalalu ku membawaku sampai di saat sekarang ini. Masa di mana sekarangpun tak luput dari bayang bayangmu. Aku tak mengerti kenapa sampai saat ini memori tentangmu masih sangat membekas. Terlalu dalam nya perasaanku kepada mu hingga membuatku masih sangat mengharapkan mu. Meskipun aku mengerti jika itu tak mungkin, karena telah ada orang lain yang mengisi hari hari mu sekarang. Taukah kau harapan semu mu telah membuat aku mati rasa sesaat dengan yang namanya cinta. Sampai telah 1thn kau meninggalkanku dan sampai saat ini juga aku tak lagi mendapatkan sosok lelaki. Banyak cinta yang mendekat padaku, tetapi aku tidak peka akan hal itu. Mengertikah kau aku sangat merindukan mu, aku sangat mencintaimu, aku ingin kau bersamaku. Kuakui memang tak ada lelaki yang bisa membuat lukisan senyuman lagi di wajahku selain kamu. Dengarkah kau aku disini hampir setiap malam hujan airmata karena merindukanmu. Menyakitkan memang karena aku sering mengharapkan mu tetapi kau sedang bersenang senang dengan orang lain. Maafkan aku tak bisa sepenuhnya melupakan kenangan kita. Rintihan hatiku ini akan selalu membutuhkan semangatmu kembali. Terlalu seringnya hujan airmata sampai akupun lupa bagaimana rasanya indahnya jatuh cinta, yang pernah aku rasakan dahulu saat bersamamu. Sudah berapa liter derai air mataku mengalir tapi tak lantas itu semua mengembalikan keadaan dimana kita selalu bersama. Tetapi dibalik itu semua mudah mudahan aku ikhlas menerimanya. Cukuplah aku saja yang merasakan sakitnya yang hanya di jadikan sebagai pelampiasan semata. Aku ingin kau bahagia meski tak bersamaku. Percayalah takdir tuhan jika kita berjodoh kita akan disatukan. Semoga linangan airmataku ini berganti menjadi mekarnya senyuman.
Asal kamu tau pertemuan terakhir kita akan selalu aku ingat selalu. Aku tak pernah memaksamu untuk bisa merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Bahagialah dengan pilihanmu sayang. Andai kau bisa mendengarkan apa arti semua perlakuanku ke kamu, mungkin semua ini tak terjadi. Yasudahlah memang kita tak disatukan oleh takdir. Tetapi biarkan aku merasakan indahnya tersakiti oleh perlakuan mu yang telah bersamanya. Aku berbeda dengan nya dan sangatlah berbeda, tetapi banyak kesamaan antara aku dan kamu tak lantas juga bisa mempersatukan kita. Masih ingat kah dengan perlakuan kasarmu yang dengan halus kau mainkan benang benang kesakitan itu menghancurkan hatiku? Tapi apa? Aku tetap terus masih bisa memaafkan mu. Itu semua karena jarum jarum cinta yang kau tusukan padaku sangatlah dalam. Hingga membuatku terus berharap pada bayang semu. Yang hanya kujamah dengan tangan pun tak bisa. Oh ya aku memang seorang pemimpi besar yang berharap akan mendapatkan seorang lelaki yang sama seperti mu suatu hari nanti.
Share









0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)