Mereka tak seberuntung yang lain penuh dengan penderitaan yang kurasa tak trlalu mereka perdulikan. Tetapi aku sangat perduli, sungguh kasian jalan mereka berbeda dengan yang lain. Di balik kondisi mereka yang tak memungkinkan untuk bertahan hidup tetapi mereka masih bisa melukiskan senyuan di wajah mereka. Kebanyakan orang memandang remeh mereka, padahal kita hidup diciptakan sama sama dari ribuan butir pasir, dan kita pun sama sama memakan nasi. Tetapi aku bangga dengan mereka yang selalu semangat menjalani hidup ini. Dari hari demi hari mereka selalu berjuang bagaimana mereka bisa makan hari ini? Mereka tak pernah berfikir untuk mendapatkan ilmu karena bagi mereka demi mendapatkan seupah nasi saja sudah harus memeras keringat dan banting tulang. Mereka perlu bantuan bukan cacian, jangan remehkan mereka. Jika perlu kita harus banyak belajar dari mereka yang ada dibawah kita. Padahal banyak anak zaman sekarang yang makan gengsi. Emang gengsi enak dimakan? Emang ada manfaatnya? . coba deh pikir flashback apa yang kita lakuin kalo gag ada makanan dirumah? Pasti akan menyalahkan orang ruma? Itu pasti. Trus kalo kita ketiban rezeky dikit ajah udah buru bingung ni uang mau di buat beli apaan?. Emang itu hak kalian tapi prnah gag sih mikir gimana susahnya nyari duit? Kalo main minta ke ortu aja sih gampang. Whatever tentang anak alay yang sok sok an pengen eksis tapi duit pas pas an . mereka anak jalanan sekarang jumblah nya lebih banyak, faktor ekonomi yang membuat mereka putus sekolah, faktor lingkungan yang membuat mereka lebih memilih nyari duit sendiri walupun itu belum cukup umur. Miris memang melihatnya , tetapi sesungguhnya mereka yang seperti itu bisa di bilang lebih hebat dari anak muda sekarang yang kerjaan nya ngalay, ngeksis sana sini, nyombongin materi orang tua. Aduh buat apasiiih! Berbagi lah sedikit buat mereka yang membutuhkan. Pahalanya akan jauh jauh lebih besar dari apa yang udah kalian kasih untuk mereka. Dan rasakan setelah kalian berbagi pasti terasa sangat nikmat dihati lebih tenang dan damai. Tapi jangan pernah mengharapkan imbalan. Anggap aja seperti pahlawan tanpa tanda jasa.
Share









0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)