JENUH...
Titik dimana biasanya semua pasangan pernah
merasakan nya, bahkan sering. Hal itu merupakan perasaan yang normal. Karena kita
sebagai manusia selalu mempunyai segala macam rutinitas tetapi apakabar oleh
hatimu? Pernahkah disaat kesibukan hari-hari mu maka hatimu juga akan ikutan
sibuk? Apapun yang kita lakukan setiap harinya membuat otak kita, pikiran kita
cenderung melupakan sesuatu yang kadang jika diingat itu bisa menjadi memori yang
menyakitkan dan menyenangkan, cinta...
Menurutku jenuh itu bukan berarti kita sudah tidak
mencintai orang tersebut lagi melainkan kita sudah lelah dengan hubungan yang
menjenuhkan seperti biasanya banyak pasangan yang rela menjalani hubungan jarak
jauh atau LDR apakah yakin hubungan ini akan bisa bertahan? Apakah bisa selalu
menahan rindu yang setiap kali datang menghampiri ? apakah bisa selalu menahan
untuk tidak bertemu dalam kurun waktu yang lama? Okey mungkin masalah bertemu
bisa diatasi dengan skype, video call dll tetapi jika semua itu tidak pernah
dilakukan dan jarang memberi kabar? Lagi lagi komitmen untuk saling percaya itu
yang selalu dibangun dalam hubungan ini. Komitmen “untuk tidak saling menyakiti”
itu saja sudah cukup, namun banyak yang tidak mengerti maksud dari “untuk tidak
saling menyakiti”. Untuk apa mempertahankan suatu hubungan yang tidak pernah
tau kemana arahnya? Akan jadi apa hatimu nanti?
Menyakitkan jika sudah menjalani hubungan jarak jauh
karena pada akhirnya perasaan jenuh lah yang sering kali muncul. Pertanyaan berat
yang sering kali muncul dan susah untuk dijelaskan, sampai kapan hatimu sanggup bertahan?
Share
.jpg)







0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)