Aku telah mendapatkan apa yang pernah aku impikan, yaitu
dicintai dengan seseorang yang tulus menyayangiku dan tak memandang siapa aku
dan bagaimana keadaanku. Dia mencintaiku lebih dari aku sendiri mencintainya. Seharusnya
aku bahagia, seharusnya aku selalu merasa nyaman, dan seharusnya aku senang. Tapi
itu semua hanya di awal, yaa.... awal kebahagiaanku dengan nya, itu semua indah. Aku
merasa dicintai dengan seseorang yang selalu aku impikan dari dahulu, namun
semakin dalam dia mencintaiku semakin jauh pula aku menetapkan hatiku untuknya.
Tak seharusnya aku begitu, namun hati ini tetap sulit untuk bisa menerima
hatinya yang tulus mencintaiku.
Egois memang ketika ada seseorang yang bisa menerimaku apa
adanya namun aku tetap menunggu seseorang yang aku sendiri pun tak tau apakah
dia masih mencintaiku. Yaa ....aku menunggu seseorang yang telah berhasil membuat
hatiku jatuh dan bangun, seseorang yang tak pernah mencintaiku namun aku tetap
selalu menunggunya, seseorang yang selalu menguatkan ku untuk menunggunya,
menunggunya dan menunggunya entah sampai kapan. Yang jelas aku mencintai dia,
dia yang bisa membuat jantungku berdegub dengan keras ketika matanya menatapku,
dia yang pandai membuat airmataku selalu menetes setiap rindu ini menyebutnya,
dan hanya dia yang selalu bisa membuat otak ku bekerja lebih keras untuk
memikirkan nya. Mungkin berlembar-lembah kertas yang ada disini yang disediakan
untuk menuliskan segala sesuatu tentang dia tak akan cukup.
Share








0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)