hujan menjadi saksi bisu keheningan hatiku malam ini
antara logika, hati, dan sikap tak menyatu hari ini.
semacam pembrontakan halus yang bukam dengan ancaman.
denyut nadiku melukiskan sesuatu yang tidak ku inginkan
seperti air dan minyak yang tak pernah bisa bersatu.
minyak dengan ke angkuhan nya mempertahankan kehebatan panas nya.
dan air dengan ketenangan nya menunjukan hening yang bersua
seperti apakah mereka jika bersatu, mungkin takkan pernah bisa.
alunan nada rintik hujan ini sudah lama bergeming di hatiku
tapi semua tak bernafas di fikiranku
apa yang terjadi dengan semua ini seolah bergema terus dan terus
dimana akan semakin dalam dan dalam
entahlah apa bisa ku hapus semua ini
secepat menggenggam kertas lalu ku buang
perbedaan selalu menjadi perantara di hidup
tetapi tolong jangan untuk saat ini padaku
segelas air pun tak bisa membersihkan apa yang sudah menjadi noda
jawabanya hanya pada waktu yang terus berdetik membuat siang menjadi malam
membuat semua keadaan berubah, membuat dingin menjadi panas.
disini aku menunggu tetapi entah apa yang aku tunggu
disana dia berada tetapi entah berada dimana.
Share







0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)