Surabaya, sebuah kota yang pehuh dengan sejarah yang sangat bermakna. Kota pahlawan yang jadi ciri khas sebutan kota ku ini. Banyak menyimpan cerita bersejarah, banyak sekali tempat tempat yang merupakan saksi bisu dari sebuah sejarah. Harusnya siapapun yang datang dan berkunjung di kota pahlawan ini harus bangga dengan seluruh tempat yang ada di kota ini. Banyak menyimpan cerita , banyak pula menyimpan kenangan indah ku dengan nya disini. Semuanya itu sangat penting karena sampai sekarang aku tak pernah bisa melupakan nya. Aku terlahir di kota pahlawan ini dan di besarkan di kota yang sangat bersejarah. Setiap langkah kakiku berjalah dia atas kota kelahiranku semakin berat rasanya aku meninggalkan nya. Aku mengerti aku harus melakukan ini meninggalkan semuanya demi masa depanku. Tak mungkin aku bisa mendengarkan sorak sorai para “bonek” yang ketika tim kesayangan nya “persebaya” menjadi the winner lagi sat aku berada di kota lain. Selangkah saja aku meninggalkan kota ini seperti memikul berat yang sangat dalam tentang kerinduanku dengan kuliner nya yang ada. Yah! Memang aku penggemar kuliner surabaya, dan aku bangga karna surabaya sangat kaya akan masakan kuliner nya yang bisa membuat mulurt panas dan keringat dimana-mana.
Berawal dari dia iya dia! Yang dulu selalu memberiku semangat indah, yang selalu saja bisa membuat kupu kupu di perutku ini selalu tertawa ketika perhatian kecilnya terucap dari sikapnya yang super cool. Dia berasal dari kota lain tetapi dia juga di besarkan di kota pahlawan ini. Aku tak tau dari mana aku bercerita awal kedekatanku dengan nya, mungkin terlalu banyak nya hari indah yang dia berikan padaku sehingga aku sedikit lupa. Aku dan dia terlahir di dua budaya yang berbeda dan kota yang berbeda. Tetapi kami di besarkan di kota yang sama, kota yang sudah menjadi saksi bisu perjalanan cinta kita yang sangat berliku bagai rumah yang berada di atas tebing curam yang hanya dengan sedikit sentuhan lembut bisa runtuh seketika, tetapi karena pondasi rumah yang sangat kuat membuat rumah tersebut terlihat sangat istimewa. Yah! Seperti aku dan dia meskipun asam dan garam cinta kita telah banyak yang menguji tetapi tetap kekuatan cinta membuyarkan segalanya. Dia pernah berkata denganku “kurasa kota pahlawan ini telah diam diam mempertemukan kita” masih sangat jelas ucapan nya di telingaku dan sampai sekarang masih sangat aku ingat.
Kini kita telah dipisahkan dengan jarak yang jauh dan kesibukan telah memakan waktu kita sehingga dulu yang biasanya aku dan dia sering wisata kuliner mencari “rujak cingur” atau hanya sekedar menonton bola di glora “10 november” . Lukisan indahnya hari hari ku bersamamu di kota pahlawan ini tak semudah menghapus coretan pensil di kertas, lukisan indah itu telah di bingkai dengan rapi di dalam ukiran hatiku yang mungkin tak mungkin aku mendapatkan nya lagi. Bahkan aku sempat terpikir kalau saja lukisan ini bisa aku pajang di galery “balai pemuda” akan aku sertakan agar semua orang tau betapa indahnya cerita cintaku bersamanya di kota surabaya ini.
Sekarang dia meninggalkan ku sendirian dalam dingin nya hujan yang setiap malam selalu membasahi kota surabaya ini. Demi masa depan nya dia kejar hingga kemana pun. Aku mengerti dan harus bisa mengerti. Aku selalu menghargai keputusan nya seperti dia selalu menghargai keputusanku. Langkahku sangat berat jika harus meninggalkan kota pahlawan ini yang mengandung sejuta unsur sejarah perjalanan ku dengan nya.
Aku bertemu dia di kota surabaya dan menjalin cinta di kota surabaya tetapi harus terpisah karena jarak .
Aku harap kau tak memintaku untuk menjemputmu disana kota lain, karena aku sudah sangat menjiwai di kota pahlawanku ini. Separuh jiwaku telah dikuasai jiwa bonek yang masih sangat ingin mendengarkan kemenangan “persebaya” lagi lagi dan lagi.
Share








3 komentar:
loh ini gag jadi di ikutin lomba ta ndut?
awesome banget ini, :)
aninim ? : uda telat waktunya jadi gak sempet
andry : makasih sista :)
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)