“sudahlah jangan perdulikan, aku akan baik baik saja percayalah!”
“berjanjilah kau takkan menangis, aku akan merindukanmu”
tanganya mendekatkan tanganku ke dadanya, terasa keras denyut jantungnya. Tatapan matanya begitu tajam menatapku seolah dia pun juga tak pernah inginkan ini semua. Hujan sore itu seolah menjadi saksi bisu pertemuan kita yang terakhir di taman. Mungkin aku akan merindukan lagi saat saat seperti ini, takkan semudah itu membuat aku melupakan semuanya yang telah terjadi ya kenangan yang sangat indah.
Asal dia tahu bahwa tanpanya aku lemah, tanpanya seolah dunia ini tak lagi berpihak padaku. Aku telah mencoba sekuat tenaga untuk tak menangis setiap kali mengingat nya. Tetapi sangatlah tak muda membuat airmataku ini begitu saja mengering. Aku mencintainya dengan tulus, mungkin aku terlalu egois jika aku melarangnya pergi menuntut ilmu di negri lain. Aku mengerti keputusan “berpisah” memang lebih baik dari pada akan banyak lagi penghalang hubungan yang sudah 3 tahun ini aku lalui bersamanya. Orangtuanya melarang keras hubunganku dengan nya, bahkan untuk mencari cara untuk bertemu kita masih harus diam diam. Takkan mudah melewati itu semuanya jika aku tak bersamamu, aku merasa nyaman dengan pelukmu, hidupku sangat berwarna dengan hias senyumanmu setiap hari, seolah tak pernah sedikitpun aku merasa sedih jika semangatmu yang setia menyertaiku. Takdir sudah membuat jalan kita berbeda dan kita harus menjalankanya apapun resikonya. Berharap semuanya akan baik baik saja seperti janji terakhirku untukmu jika “aku takkan menangisi kepergianmu”. Aku hanyalah seorang manusia biasa yang sekarang setiap malam selalu merindukanmu dan ombak yang membara di mata tak sanggup lagi ku dera hingga membuat hujan di pipiku, apakah kau sama sepertiku sekarang? Aku harap tidak. Sungguh ku akui aku terlanjur mencintaimu. Terlalu dalam nya hingga angan tentangmu masih saja kerap muncul di pikranku semenjak kepergianmu 5 bulan yang lalu. Aku akan tetap tersenyum sebisaku itu semua kulakukan demi kamu. Semoga jika kita bertemu lagi kau takkan mengingatkanku tentang kepergianmu. Kamu begitu indah dimataku dan sedetikpun kenangan tentang mu takkan mudah aku hapus.
Cinta memang tak salah untuk memilih tetapi cinta juga tak salah untuk pergi begitu saja. Cinta itu sederhana jika kita bisa memaknai semuanya dengan saling mencintai, dengan saling setia, saling menghargai. Dan cinta itu akan menjadi sangat indah jika jika bisa melangkahkan kaki dengan senyum kegembiraan dan lukiran lukisan ketulusan saling berbagi dan memberi . Atas dasar cinta aku sangat mencintaimu








0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)