Senin, 28 November 2011
"kembalilah padaku jika dia menyakitimu"
Diposting oleh
Irr
| Senin, 28 November 2011
semua berawal dari kebodohanku, bukan ini yang aku inginkan . sekarang semuanya berakhir ditandai dengan menghapus pertemanan kita di jejaring sosial. bermula dari siang itu cukup terik tapi seterik apapun jika di sekolah ada dia pasti aku akan semangat menjalani hari hariku. walaupun tak banyak yang tau apa yang terjadi antara perasaanku dengan dia dan sebaliknya. hanya teman teman yang menurutku bisa menjaga semua ini yang mengerti sejarah dari awal pertemuan aku dan dia. dari teman sekelas lalu sering kerja kelompok bersama, hingga akhirnya dalam 2tahun itu mulailah tumbuh yang aku sednriri dulunya gag paham kenapa dengan perasaan ku. seiring berjalanya waktu kita semakin dekat walaupun aku dan dia tak lagi satu kelas, tak lagi sering kerja kelompok bersama, dan bahkan jarang bertemu. tetapi dia sesekali menyempatkan waktunya untuk sholat disela istirahat bimbel. "ayo sholat" sambil mengelus rambutku dan jalan melewatiku didepan kelas. rasanya perhatian ini yang jarang sekali aku temuin di cowok pada umumnya. semakin hari walupun kita jarang bersama tapi kita tau apa yang sebenarnya terjadi di dalam hati. tak perlu di sebar luaskan tak perlu banyak bicara tak perlu banyak yang tau, cukup dengan cara bersikap itu sudah bisa menjawab semuanya. itu adalah sifatnya yang aku paling suka dari dia. tapi siapa tau walaupun sedemikian itu perasaan toh aku dan dia masih saja berstatus "friend" . dia punya nama kesayangan untuk aku dan akupun begitu. suatu malam aku masih ingat jelas waktunya 20.09.10 . sebulan kita putus komunikasi bukan karena ada masalah tetai sedang sibuk dengan urusan masing-masing. "aku sudah bersamanya doakan aku langgeng yaa" hanya mengatakan itu langsung menghilang dibalik sekumpulan siswa yang menembus parkiran motor. seketika badanku sangat lemas, tak mampu berjalan, mulut ku pun rapat kaku membisu, tanganku bergetar keringat dingin mulai deras menyelimuti tanganku, rasanya ombak besar akan segera menyambut mataku sekuat mungkin aku bertahan dengan sedikit menggigit bibirku. yang terlintas di otaku hanyalah "kenapa? apa arti selama ini?" segera kuraih motorku aku tak tau angin akan membawaku kemana, aku hanya ingin pergi jauh dari situ dan memberikan keleluasaan ombak yang dari tadi aku tahan kini mengalir deras dipipiku. aku sadar aku memang tak sesempurna dia yang bisa membuatmu lebih,aku memang ta sepintar dia untuk cepat meraih hatimu, aku memang mempunyai fisik buruk dibawah dia tak seperti dia yang berkulit putih pintar lemah lembut. berbanding jauh dari aku yang hanya seorang gadis lemah tolol jika sedang berhadapan denganmu. tetapi aku punya hati yang tulus mencintaimu. berharap "kembalilah padaku jika dia menyakitimu aku kan terbuka menerimamu kembali"
Share








0 komentar:
Posting Komentar
Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)