Rabu, 09 November 2011

Aku bahagia , aku senang seperti dunia ini sangat berpihak padaku awan cerah mentari menyambutku dengan cahayanya . Kegelisahanku sudah hampir sirna saat sekarang aku hanya merasakan hati yang bergetar jantungku seolah mau copot berdetak kencang , susah diungkapkan dengan kata kata , sulit di terjemahkan dengan tulisan . Malam itu saat aku merasa sangat amat sendiri membutuhkan seseorang siapapun itu , "kamu gag kangen aku? mau nitip apa disini? disini dingin bangeet hujanya deras" aku hanya diam mendengarkan setiap suaranya yang mulai membangkitkan semangatku. "kamu lagi apa? aku boleh ngomong ? " seakan ucapanya membuatku terbah melayang jauh di awan dan hanya ada aku dan dia disana "aku kemarin sudah jadian sama novi, seneng bnget rasanya cintaku diterima dengan baik , kamu dukung aku kan?" spontan yang mulanya aku merasa melayang jauh sekarang tiba tiba langsung jatuh terhempas ke bumi , begitu sakit dan sangat sakit . tutt. .tut. .tut. . tut. .  sebelum sakitku bertambah, sebelum airmataku menetes , sebelum dia mendengarnya     aku tutup telponnya . yaa emang selama dia bicara aku belum berkata sepatah kata apapun , aku hanya bertahan dengan mendengarkan alunan suaranya . tapi kini semua itu berubah . - be continue - Share
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran Anda sangat membantu, Trimakasih :)